Dudidam

Teman datang bersemayang di lamunan
Kekesalan yang kurasa akan hadirnya mereka yang tak bermakna
Tanpanya hidupku tetap bermakna
Adanya hidupku pun tetap bermakna
Kekesalan ini semakin menjalar dalam asa sampai kepala dan fikiran
kata kata yang selalu kau bilang.
Dan juga yang kau makan
Waktu semakin cepat detik detik kian mengkilat
Teman hanya lha sesaat
Kesepian lha yang tak pernah lenyap 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (Lagi?)

Lembayung

Cinta yang Sederhana?