Perempuan Tanpa Nama
Bertatap muka kala purnama
Saat mentari baru tiada.
Kopi itali diatas meja menemaninya dengan penuh cinta
Sungguh jelita tiada tara
Purnama pun ikut bercahaya
Ingin sekali ku sapa dirinya hanya untuk sekedar tau nama dan nomer telfonya
Namun tunggu… Oh tuhan!
Hampir saja ku kembali ke sesuatu yang fana, untuk apa aku mengenalnya? Karena cinta yang ku punya pun tak pernah bisa aku jaga.
Cukup ku kenal dia sebagai perempuan tanpa nama
Komentar
Posting Komentar