Satu Tahun Berhenti Mengonsumsi Daging

Satu tahun yang lalu lebih tepatnya 5 September 2017 untuk pertama kalinya saya memutuskan untuk berhenti menjadi seorang pemakan daging atau lebih dikenal dengan sebutan “Vegetarian”.  Keinginan untuk berhenti memakan daging bermula pada saat memasuki masa SMA, masa dimana pada saat itu saya mulai berkenalan dengan The Smiths salah satu band Post-Punk yang berasal dari Inggris dan mereka memperkenalkan Meat is murder salah satu lagu yang juga merupakan judul dari albumnya. Setelah diperkenalkan tentang konsep memakan daging sama saja dengan membunuh, ide-ide tentang hewan mempunyai perasaan dan dapat merasakan rasa sakit sehingga saat kita memakan daging kita rela menyakiti sesuatu hanya untuk nafsu kenikmatana, padahal pada dasarnya esensi dari makan itu untuk mendapatkan energi. Namun pada saat itu menjadi seseorang yang tidak mengonsumsi daging saya pikir adalah hal yang sulit malah mustahil untuk di lakukan.

Berawal dari Iseng
            Setelah memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Kota Jogja ada satu kejadian yang nyatanya membuat keinginan saya untuk berhenti memakan daging bisa terwujudkan. Cerita itu bermula pada minggu ketiga perkuliahan. Berawal dari iseng untuk mencoba memakan sayur thok dengan niat menghemat malah membuat saya benar-benar menjadi seseorang yang tidak lagi mengonsumsi daging. Keputusan untuk berhenti dari kebiasaan lama memang lah tidak mudah apalagi berada di lingkungan yang kebanyakan memilih daging sebagai santapan utama mereka ditambah berada di lingkungan keluarga yang juga seperti itu, semakin membuat saya sulit untuk mencari makan apabila sedang berada di rumah hingga akhirnya beberapa kali setiap pergi bersama mereka saya terpaksa untuk mencicipi kembali daging karena egois juga jika saya memaksa mereka untuk mengikuti keinginan saya. Namun kini entah karena lidah atau karena sugesti yang sudah tertanam di alam bawah sadar, hanya dengan mencium bau dari daging perasaan mual dan tidak enak lah yang malah saya rasakan. Lucunya yang dulunya dari satu helai sayur kini berbalik menjadi satu irisan daging yang membuat saya menjadi muntah.

Manfaat Berhenti Memakan Daging
            Setelah memutuskan untuk berhenti memakan daging banyak hal yang saya dapatkan. Menjadi seseorang yang tidak mengonsumsi daging nyatanya tidak hanya menguntungkan untuk tubuh namun juga terhadap alam dan lingkungan.





           Setelah satu tahun ini yang terasa dari berhenti mengonsumsi daging adalah emosi dan daya tahan tubuh menjadi lebih baik, contoh nyatanya adalah saya mempunyai sinusitis akut yang dimana karena perubahan cuaca yang ekstrem dan lingkungan yang berdebu dengan sekejap dapat membuat penyakit itu kambuh, kini flu dan sinus sudah jarang menyerang tubuh. Lalu entah mengapa banyak dari orang-orang vegetarian dan vegan menyetujui bahwa setelah berhenti mengonsumsi daging, mereka merasakan bahwa emosinya menjadi lebih stabil.  

            Apa yang kita makan juga menentukan apa yang akan terjadi di masa depan. Faktanya beberapa dari kita masih kesulitan untuk bisa makan tiap harinya. Saya sangat percaya akan butterfly effect bahwa kepakan sayap kupu-kupu di brazil dapat membuat suatu tornado di amerika. “Animals are my friends. And I don’t eat my friends.”-George Bernard Shaw  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (Lagi?)

Lembayung

Cinta yang Sederhana?