Teratai di Rawa yang Pelik

Teratai yang cantik di atas rawa yang pelik kini menari dibawah hujan yang sedang merintik

Teratai yang cantik di atas rawa yang pelik ia sedang lupa akan jarum detik yang terus mendelik yang biasa membuatnya diam tak berkutik

Teratai yang cantik di atas rawa yang pelik kini ia kembali tak bisa berkutik termakan oleh detik

Setelah hujan berhenti merintik, sesaat setelah teratai kembali diam tak berkutik, Mentari senja dengan cahaya oranye sedikit merah kembali membuat teratai kembali cerah dengan pantulan keemasan yang tercurah
namun sayang Mentari hanya terlihat sebentar, kini teratai kembali pudar ia kembali menunggu mega merintik atau senja yang menjadikannya ia cantik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (Lagi?)

Lembayung

Cinta yang Sederhana?