Teratai, Mentari dan Mega yang Kelam

Ada sebuah teratai dalam satu rawa yang besar, mekarnya sangat berkilau dengan pantulan cahaya mentari yang sedikit keemasan.
dengan sekejap ia menghilang saat terik mentari pergi tanpa diberi salam perpisahan

Keesokannya teratai yang tadi kembali menunggu cahaya mentari yang sedikit keemasan
tapi sayang ia tak tahu bahwa mega yang mendung tak akan pergi di waktu sekarang

Teratai masih bersabar menunggu mentari datang untuk menghapuskan tangisan mega yang selalu kelam. Padahal nyatanya mega menjadi kelam karena ia tahu bahwa ia tak akan pernah lagi melihat cahaya teratai yang sedikit keemasan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (Lagi?)

Lembayung

Cinta yang Sederhana?