Ujung Jalan

Di akhir penghujung jalan yang ia tempuh saat pohon pohon mulai menghilang, saat hewan hewan hutan mulai bersembunyi ketakutan, saat matahari mulai tenggelam dan saat bulan yang berpijar bersembunyi dibalik tebalnya awan.
Di saat itulah kegelapan mulai benar benar memperlihatkan keagungannya yang besar. Tidak ada satupun mata yang dapat memandang. Tidak ada satupun hati yang tak merasa ketakutan. Namun ia tetap berjalan


Di penghujung jalan itu ia mengerti, jalan yang ia lalui bukan lah jalan yang sembarangan, ia mengerti tempatnya yang sejati tempat yang hanya dapat ia lalui adalah kegelapan abadi walau terasa sepi tapi nanti hatinya akan berseri menyatu dengan kegelapan yang biasa ia takuti dan itulah saat yang tepat bagi ia mati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan (Lagi?)

Lembayung

Cinta yang Sederhana?